Header Ads

12 kuliner Semarang yang Wajib Dicoba

Tingginya jumlah angkutan barang yang melewati jalur darat dinilai sebagai biang keladi munculnya berbagai permasalahan dari mulai kemacetan, kecelakaan hingga kerusakan jalan. Biaya yang lebih murah menjadi alasan tranportasi darat lebih dipilih ketimbang tranportasi lainnya.

"Faktanya di lapangan penyedia jasa transportasi laut sebenarnya lebih murah. Bahkan mereka memberikan rate (tarif) jauh lebih murah ketimbang yang ditawarkan transportasi darat," ujar Kepala Humas Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Achmad Yani, Rabu (15/6/2016).

Sayangnya, ada komponen lain yang membuat transportasi laut menjadi lebih mahal ketimbang transportasi darat.

"Biaya handling di pelabuhan yang bikin mahal. Handling-nya itu terjadi saat bongkar muat. Itu yang bikin jadi mahal," tutur dia.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Elly Adriani Sinaga punya solusi tersendiri atas permasalahan tersebut.

"Itu bisa diatasi dengan penggunaan kapal RORO. Truk dengan muatan bisa masuk ke kapal langsung diangkut sama kapal. Jadi ngak perlu bongkar muat. Kami sudah melakukan kajiannya dan itu memungkinkan untuk dilakukan," tutur dia.

Ia mengatakan, bahkan program percontohan untuk sistem angkutan ini bakal dilaunching dalam waktu dekat. "Yang akan berjalan itu Tanjung Priok (Jakarta)-Panjang (Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung). Pola seperti ini kalau bisa dilakukan untuk jarak yang lebih jauh seperti Jakarta-Surabaya, tentu itu akan sangat baik," pungkas dia.

Sebelumnya disampaikan, saat ini angkutan barang melalui jalan darat masih menjadi primadona. Bahkan, 90% angkutan barang, masih didominasi angkutan jalan. Hal ini terjadi lantaran biaya angkut barang melalui jalan darat masih jauh lebih murah ketimbang angkutan lain seperti angkutan laut dan kereta api.
Bandeng presto

Salah satu oleh-oleh terkenal dari Semarang ini banyak dijajakan di deretan toko sepanjang Jalan Pandanaran. Salah satu yang terkenal ialan Bandeng Juwana.

Bandeng presto semarang

Bandeng presto ialah bandeng yang dimasak dalam panci bertekanan tinggi (presto). Dikemas dalam kemasan kedap udara, bandeng presto bisa awet bermingu-minggu jika disimpan dalam kulkas. Biasanya, bandeng presto digoreng begitu saja atau dibalut telur. Tersedia sambal khusus sebagai pelengkap. Enak dibuat cocolan bandeng untuk disantap dengan nasi putih yang pulen panas.

Saat ini bandeng presto dijual makin bervariasi. Ada bandeng presto kremes, otak-otak bandeng hingga bandeng yang ‘diselimuti’ telur. Untuk pilihan oleh-oleh, bandeng presto original adalah pilihan terbaik.
 
Wingko Babad

Toko-toko di sepanjang Jalan Pandanaran yang menjual Bandeng Presto juga menawarkan wingko babad. Penganan khas Semarang ini dikemas dalam besek atau kardus kotak, biasanya muat 20 bungkus. Wingko sendiri merupakan jajanan yang terbuat dari ulenan beras ketan dan kelapa yang dibakar. Rasanya gurih dan awet 2-5 hari walau dibuat tanpa bahan pengawet. Kini tersedia beragam varian rasa, mulai dari kelapa muda, nangka, coklat hingga durian.  Anda akan menemukan banyak wingko babat bermerek Dryana ataupun NN. Meniko. Selain di jalan Pandanaran, sentra penjualan wingko babat ada di Jalan Cenderawasih dengan merek  ‘Cap Kereta Api’, D Muljono.

Wingko babat semarang

D. Muljono merupakan pionir usaha wingko di Semarang. Dia berasal dari desa Babad, Jawa Timur.  Dari situlah nama Wingko Babad berasal. Bersama istrinya, D. Muljono merintis bisnis ini sejak tahun 1946. Tak heran jika wingko cap kereta api sangat terkenal. Jika tak hati-hati, Anda bisa salah beli versi palsu-nya. Satu bungkus wingko yang habis sekali makan, dijual dengan harga Rp2000.
Kue Lekker Paimo

Jauh sebelum ragam crepes melanda mal ibu kota, Semarang sudah punya kue lekker. Yang terkenal ialah kue lekker Paimo. Sudah beroperasi sejak 1978 di lapak kaki lima depan SMA Kolose Loyola, Jalan Karanganyar Semarang. Tidak terlalu jauh dari Rumah Sakit Telogorejo, Semarang.

Kue lekker paimo

Yang istimewa dari kue lekker Paimo ialah sambal pedas dan isian yang yahud! Kalau biasanya kue lekker tersaji tipis dengan isian gula pasir, meises ataupun potongan pisang, maka kue lekker Paimo tersaji dalam dua ketebalan.

Yang tipis kering disebut tipker. Ada pilihan karamel dan coklat. Sedangkan yang tebal memiliki varian isi antara lain telur sosis keju, keju abon, jagung manis, hingga telur sosis tuna keju.  Jika tak suka pedas, lebih baik wanti-wanti sejak awal. Nikmati selagi panas dan rasakan juga sedapnya irisan daun bawang yang ditabur dalam isian kue lekker tebal ini.

Kue Lekker Paimo buka dari pagi hingga sore hari. Tidak jauh dari Lekker Paimo terdapat Asem Asem Koh Liem yang juga banjir peminat.
Es Cong Lik

Es puter khas Semarang ini terkenal karena cita rasa buah yang segar. Tersedia 10 varian rasa hasil olahan buah tanpa bahan pengawet. Antara lain coklat, sirsak, kopyor, leci, kelengkeng hingga belewah dan kacang ijo. Yang populer ialah durian dan alpukat.

Es puter conglik semarang

Es Cong Lik tersedia di Warung Semawis, Pecinan, Semarang. Ada juga penjual Es Cong Lik di depan RS Telogo Rejo ataupun di Simpang Lima, di samping hotel Citraland. Porsinya kecil, sekitar 1-2 scoop es. Harga rata-rata Rp9.000 kecuali durian Rp12.000.

Cong Lik sendiri berasal dari kata “Kacung Cilik” atau pembantu kecil. Sebab pemilik es puter ini, Sukimin, saat kanak-kanak dulu pernah menjadi pelayan orang Jepang yang tinggal di Hotel Jansen, Semarang. Dulu Sukimin memulai bisnis es puter di malam hari sebab tidak mampu menyewa warung untuk jualan. Kini Es Cong Lik bisa dinikmati di siang hari.
 
Nasi Gandul

Sebetulnya makanan ini termasuk kuliner khas Pati, sebuah kota tidak jauh dari Semarang. Tapi jika tak sempat mampir Pati, bolehlah mencoba di Semarang. Dua warung nasi gandul yang terkenal di Semarang ialah Nasi Gandul Pak Memet di Jalan Dr Cipto dan Nasi Gandul Pak Subur di depan Rumah Sakit Umum Telogorejo.

Nasi Gandul berwujud nasi putih hangat yang disajikan bersama lauk dari sapi, bisa daging, lidah, jeroan, paru, apapun bagian lainnya dari badan sapi. Lalu diguyur kuah campuran kaldu dan santan berwarna kecoklatan, keruh dan encer.

Sebagai pelengkap ialah jeruk nipis, tempe yang digoreng garing serta sambal. Paling enak dinikmati sembari diselingi teh manis panas. Porsi nasi biasanya sedikit saja, dengan kuah yang ‘banjir’ diatas alas daun pisang. Karena itu wajar jika banyak pengunjung yang minta tambah hingga 3-5 piring!

Nasi Gandul paling nikmat disantap pada malam hari. Apalagi saat hujan. Tapi hati-hati yang punya kolesterol tingi ya!
 
Mi Kopyok (Mi Lontong)

Makanan yang dijual di pagi hari ini berupa mie kuning dicampur tauge dan remah karak atau gendar, semacam kerupuk dari nasi. Kemudian, disiram kuah berupa air bawang putih, ditaburi daun seledri dan bawang goreng lalu diberi kecap manis.

Mie kopyol semarang

Meski membuat mie kopyok sangat mudah, biasanya orang Semarang suka beli di salah satu penjual yang terkenal, Mie Kopyok Pak Dhuwur. Warung tenda sederhana ini terletak di Jalan Tanjung, di belakang kantor PLN. Harganya ringan di kantong, cuma Rp7000 saja. Tapi rasanya, cukup lah untuk memulai petualangan kuliner yang mengesankan di Semarang.
 
Nasi Ayam Semarang

Jika Anda pernah menyantap nasi liwet khas Solo, maka Anda akan menemukan kemiripan pada nasi ayam semarang. Nasi yang digunakan ialah nasi gurih, berlauk suwiran daging ayam, sambal goreng labu dan krecek, dilengkapi tahu bacem ataupun tahu putih dan kuning, serta telur pindang yang kecoklatan. Racikan itu kemudian diguyur kuah santan kuning yang gurih. Agar tambah sedap, lengkapi dengan sambal dan kerupuk. Jika suka, santap bersama sate jerohan yang tersedia.

Nasi ayam khas semarang

Nasi ayam ada yang disajikan langsung di pincuk daun pisang, atapun piring dengan alas daun pisang. Beberapa warung nasi ayam yang bisa dicoba ialah Nasi Ayam Bu Wido di Jalan Melati Selatan, Nasi Ayam Bu Nyoto di Jl MT Haryono (buka malam hari), serta Nasi Ayam Karangkojo di depan RS Telogorejo, Simpang Lima.  Di warung nasi ayam Bu Nyoto, sepincuk dihargai Rp10 ribu, dengan krupuk gratis semau Anda.
Sumber : www.wego.co.id

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.