Header Ads

Jenis-Jenis SIM di Indonesia


Tahukah Anda ada berapa jenis Surat Izin Mengemudi (SIM) di Indonesia? Hari ini, marilah kita membahas jenis-jenis SIM di Indonesia. Di Indonesia sendiri SIM ini terbagi menjadi 2 jenis SIM yaitu Surat Izin Mengemudi (SIM) Kendaraan Bermotor Perseorangan dan Surat Izin Mengemudi (SIM) Kendaraan Bermotor Umum. Kedua jenis SIM di atas merupakan jenis umum dan dari 2 jenis SIM di atas terbagi menjadi beberapa golongan atau kategori kecil lagi.


1. Golongan Surat Izin Mengemudi (SIM) Perseorangan

Dalam SIM perseorangan terbagi menjadi 5 jenis kecil lagi.

SIM A


SIM A berlaku untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan tidak melebihi 3.500 Kilogram.


SIM B1


SIM B1 berlaku untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang umum dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 Kilogram.


SIM B2


SIM B2 berlaku untuk mengemudikan kendaraan penarik atau kendaraan bermotor dengan menarik kereta tempelan atau gandengan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 Kilogram.


SIM C


SIM C berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor roda dua yang memiliki laju kecepatan minimal 40 km/jam.


SIM D


SIM D merupakan SIM yang khusus dibuat untuk mengemudikan kendaraan khusus bagi penyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus.

2. Golongan Surat Izin Mengemudi (SIM) Umum

Untuk jenis SIM Golongan Umum adalah sebagai berikut.


SIM A Umum


SIM A Umum berlaku untuk mengemudikan mobil umum dan barang dengan jumlah berat yang diperbolehkan tidak melebihi 3.500 kilogram.


SIM B1 Umum


SIM B1 Umum berlaku untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang umum dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kilogram.


SIM B2 Umum


SIM B2 Umum berlaku untuk mengemudikan kendaraan penarik atau kendaraan bermotor dengan menarik kereta tempelan atau gandengan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 kilogram.

* * *

Selain itu, pemerintah juga memberikan kemudahan bagi para pemegang SIM supaya tidak perlu memiliki banyak jenis SIM jika hendak berganti-ganti jenis kendaraannya. Dalam hal ini, kemudahan yang diberikan yaitu SIM untuk kendaraan bermotor nantinya bisa digunakan sebagai SIM kendaraan bermotor yang jumlah beratnya sama atau lebih rendah. Inilah rincinya. 

  • SIM A Umum bisa berlaku bagi warga yang mengemudikan kendaraan bermotornya yang seharusnya menggunakan SIM A
  • SIM B1 pun juga bisa berlaku bagi warga yang akan mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan jenis SIM A.
  • SIM B1 Umum dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang memang seharusnya menggunakan SIM A, SIM A Umum, dan SIM B1.
  • SIM B2 bisa berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan SIM A dan SIM B1.
  • SIM B2 Umum dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan jenis SIM A, SIM A Umum, SIM B1, SIM B1 Umum, dan SIM B2.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.