Header Ads

Yuk! Kenali Jenis Bahan Bakar yang Baik untuk Kendaraanmu, Jangan Sampai Salah Pilih


Banyak pemilik kendaraan baru maupun lama nekat memakai bahan bakar bersubsidi alias premium.

Padahal, tak semua kendaraan bisa memakai BBM yang disubsidi pemerintah ini.

Premium merupakan BBM yang memiliki research octane number (RON) 88.

Seperti yang dijelaskan oleh Massus, Service Advisor Bengkel AHASS 06799 Unggul, Rungkut, Surabaya, BBM jenis ini cocok kendaraan berkarbulator atau non injeksi dan CC di bawah 125.

“Soalnya pertamina membuat BBM jenis ini khusus dan paling lama proses pembakarannya,” jelasnya kepada TribunJatim.com, Selasa (27/2/2018).

Sedangkan BBM jenis Pertalite, kata Massus memiliki RON 90.

Artinya, BBM ini lebih cepat proses pembakarannya dibandingkan BBM jenis Premium.

“Kalau Pertaite menurut proses pembakaran mesih yang cocok adalah kendaraan non injeksi yang CC di atas 125,” paparnya.

Sementara untuk BBM jenis Pertamax yang memiliki RON 92, merupakan BBM yang proses pembakarannya baik dan cepat.

Sehingga BBM warna biru tua ini cocok untuk kendaraan berteknologi injeksi yang membutuhkan pembakaran lebih cepat dari Pertalit dan Premium.

“Semua kendaraan injeksi dari CC kecil sampai besar lebih dianjurkan memakai BBM jenis Pertamax,” tandasnya.

Sedangkan BBM jenis Pertamax Turbo atau dulunya dikenal Pertamax Plus ini sangat cocok untuk semua kendaraan yang memiliki CC besar dan memakai injeksi.

“Semua kendaraan cocok memakai Pertamax Turbo karena proses pembakaran terbaik di kelas BBM lain,” tandasnya.

“Sebab RON 95 ini adalah BBM paling sempurna untuk proses pembakaran dan mendukung kinerja mesin,” lanjut lelaki yang sudah delapan tahun jadi montir resmi Honda ini.

Perlu dicatat, untuk pemakaian BBM jenis Pertamax Turbo lebih dianjutkan untuk kendaraan yang memiliki sistem pendingin.

Sebab, pemakaian BBM ber RON tinggi ini akan semakin mempercepat proses pemanasan mesin.

“Kalau ada pendingin maka kendaraan ini akan stabil dan lebih nyaman dikendarai saat memakai Pertamax Turbo,” pungkasnya.



[tribunnews.com]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.